Sunday, 3 April 2011

e-books Indonesian Version

Gajah Mada

Dikisahkan pada jaman ini Gajah Mada masih seorang bekel, sebuah pangkat ketentaraan di bawah senopati. Dengan pangkat tersebut Gajahmada menduduki jabatan pimpinan bayangkara, sebuah pasukan khusus yang melindungi istana, raja dan keluarganya.
Seluk beluk kelicikan Ra Kuti di novel ini mengingatkan saya akan tokoh Ramapati dan kelicikan Rawedeng dalam memberontak, bermuka dua beserta segala kelicikannya. Dengan menghasut beberapa temenggung dan beberapa panglima kesatrian Ra Kuti menggulingkan Jayanegara, namun atas kecerdikan Gajah Mada dan bantuan Patih Arya Tadah sang raja dan keluarganya berhasil diselamatkan oleh Gajah Mada dan bayangkaranya, dan terpaksa diungsikan dari istana, istana Bale Manguntur di Mojokerto.
Isi novel kemudian mengisahkan kepiawaian Gajah Mada dalam memimpin bayangkaranya, meloloskan dan mengungsikan Prabu Jayanegara, mendeskripsikan hancurnya tatanan pemerintahan dan masyarakat, mengisahkan dendam kebencian Ra Kuti kepada Gajah Mada dan Jayanegera, serta intrik bayangkara disusupi pengkhianatan yang cukup merepotkan Gajah Mada.
Penulis dengan lancar menceritakan alur kejadian, penuh dengan kosakata kemiliteran pada waktu itu, seperti deskripsi istana, struktur kemiliteran, persenjataan dan taktik perang seperti brubuh, cakrabyuha, diradameta, supit urang dan banyak lagi. Buku ini disarankan untuk dibaca oleh Brigjen (purnawirawan) H. M. Lintang Waluyo atas faktor-faktor sistem kemiliteran yang diangkat oleh sang penulis.
Link Download:


Bergelut Dalam Kemelut Tahta dan Angkara

Perebutan kekuasaan dan intrik-intrik politik di tataran elite yang akhirnya menjebak rakyat yang tidak berdaya menjadi korban ternyata bukan persoalan aktual yang baru muncul sebagai persoalan manusia modern. Bahkan berabad yang lalu, ketika Majapahit dengan megah bertakhta di tanah Jawa, konspirasi politik tingkat tinggi pun telah dengan kompleks menjadi bagian realitas kehidupan di dalamnya. Makar Ra Kuti berhasil diberangus. Waktu telah berlalu sembilan tahun hingga luka-luka yang ditimbulkan akibat nafsu kuasa yang tak terkendali dari para Dharmaputra Winehsuka dapat disembuhkan dan kesejahteraan kawula dipulihkan. Akan tetapi, lakon Gajah Mada masih sangat jauh dari tuntas. Karena godaan kekuasaan yang menyebabkan rusaknya tatanan, sekali lagi terjadi, memupus perjalanan hidup Jayanegara dan kembali membenamkan Gajah Mada ke dalam arus deras perebutan kekuasaan atas singgasana Majapahit. Bagaimana sepak terjang sang kesatria Gajah Mada dalam menyelamatkan Majapahit dari kehancuran? Konflik-konflik macam apa yang mewarnai perebutan kekuasaan atas Majapahit sepeninggal Jayanegara? Pihak-pihak mana saja yang ikut bermain di dalamnya? Kembali Langit Kresna Hariadi (dengan segala kepiawaiannya) menuturkannya untuk Anda. 
 Link Download:


Hamukti Palapa 1

Hamukti Palapa, ” Untuk mewujudkan keinginanku atas Majapahit yang besar, untuk mewujudkan mimpi kita semua, aku bersumpah akan menjauhi hamukti wiwaha sebelum cita-citaku dan cita-cita kita bersama itu terwujud. Aku tidak akan bersenang-senang dahulu. Aku akan tetap berprihatin dalam puasa tanpa ujung semata-mata demi kebesaran Majapahit. Aku bersumpah untuk tidak beristirahat. Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ting Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasek, semana ingsun amukti palapa”
Link Download:



Hamukti Palapa 2
Link Download:



Dyah Pitaloka (Korban Ambisi Politik Gajah Mada)

Judul lengkapnya adalah Dyah Pitaloka : Korban Ambisi Politik Gajah Mada, buku ini bercerita tentang kehidupan Dyah Pitaloka pada saat menjelang kematiannya di tengah berkecamuknya perang bubat antara kerajaan Sunda (Pajajaran) dan kerajaan Majapahit. Novel ini ukurannya cukup kecil dengan dimensi 11 x 17,5 cm dan hanya berisi 326 halaman, tidak terlalu terkenal dan bukan pula merupakan best seller, saya membelinya hanya karena waktu itu tidak membawa uang yang cukup untuk beli Novel Gajah Mada, dan ditambah lagi waktu itu Gramedia sedang diskon besar-besaran, dengan uang Rp 12.000 saya sudah mendapatkan novel mungil ini
Namun tak dinyana, setelah beberapa minggu tertelantarkan, akhir pekan lalu saya iseng membacanya untuk mengisi waktu di malam hari karena saya tidak bisa tidur, dan ternyata WOW.. novelnya bagus sekali, apalagi Hermawan Aksan, sang penulis sangat lihai dalam menggambarkan situasi kerajaan Sunda, betapa waktu itu kerajaan Sunda sangat makmur, memiliki tanah dan pemandangan indah, penggambaran istana kerajaan pun sangat berkesan, membuat saya ingin melihatnya, entahlah apakah Kedaton Surawisesa saat ini masih ada ?, kesan indah juga diperkuat karena beberapa jam sebelumnya saya baru saja pulang dari Bekasi, selama di perjalanan ke Bandung saya melihat pemandangan dan baru menyadari kalo pemandangan tersebut indah malah setelah baca novel ini, begitulah sang penulis mampu mebangkitkan jiwa romantis saya akan Negeri Para Dewa ini (Tanah Sunda sering disebut Parahyangan, hyang berarti Dewa). 
Novel ini dibuka dengan mimpi buruk Dyah Pitaloka Ratna Citraresmi sang putri kerajaan Sunda, yang melihat matahari terbelah dan terjadi banjir darah dimana-mana, mimpi ini menganggunya karena dia sudah mengalami hal tersebut berhari-hari, pamannya Mangkubumi Bunisora yang mempunyai ilmu kanuragan dan mata batin yang tajam, punya firasat buruk tentang hal ini, dan benarlah firasat ini semakin menjadi-jadi tatkala ada utusan dari tanah Jawa yang berniat untuk mencari calon permaisuri buat raja mereka Hayam Wuruk, sebetulnya Hayam Wuruk sudah mencari calon permaisuri dari seluruh Nusantara bahkan sampai Mancanegara, tetapi sudah banyak lukisan yang disodorkan, sebanyak itupula lah hatinya menolak. Namun berbeda ketika lukisan Dyah Pitaloka disodorkan, Hayam Wuruk dengan pengaruh Gajah Mada akhirnya mau menerima Dyah Pitaloka sebagai permaisuri, Dyah Pitaloka memang sangat cantik, sang Pelukisnya saja berpendapat dia sudah lama tidak pernah melihat seseorang yang sangat cantik selama puluhan tahun, menurut sang pelukis, cantiknya Dyah Pitaloka setara dengan kecantikan Ken Dedes yang tersohor, permaisuri Ken Arok, Raja Singasari dulu. Sebetulnya Dyah Pitaloka bukan hanya cantik, dia juga cerdas dan menggemari koleksi kitab yang dipunyai pamannya. Dia juga sangat peduli dengan nasib perempuan di negerinya yang terpinggirkan, suatu saat nanti dia punya cita-cita untuk mengangkat harkat dan martabat perempuan di negerinya. Namun apa daya cita-cita ini harus terkubur karena dia harus menikah dengan Raja yang katanya sangat tampan, demi langgengnya persahabatan kedua negeri yang bertetangga
Pernikahan ini bagi Gajah Mada punya arti penting, demi ambisi besarnya, dia sudah lama merencanakan bagaimana caranya menaklukan kerajaan sunda, jadi bagi Gajah Mada bukan kecantikannya itu yang menurutnya pantas Dyah Pitaloka bersanding dengan rajanya, Gajah Mada punya satu sumpah ingin menyatukan Nusantara, nah ketika seluruh negeri sudah takluk, hanya tetangganya kerajaan Sunda yang masih berdaulat, Hayam Wuruk yang masih berumur 20-an mengira kalau Gajah Mada tidak akan menggunakan cara licik untuk mempersatukan kedua kerajaan, karena memang dia tahu persis bahwa Gajah Mada adalah orang yang paling bisa menjaga kehormatan Majapahit, Hayam Wuruk mengira Gajah Mada tidak akan memerangi majapahit, karena leluhur majapahit dulunya adalah sama, Raden Wijaya, pendiri majapahit adalah cucu dari Prabu Darmasiksa yang merupakan penguasa Kerajaan Sunda di masa lampau, Prabu Darmasiksa sendiri yang menasehati kedua penguasa tersebut, Rakryan Ragasuci sang putera mahkota Pajajaran dan Raden Wijaya itu sendiri, dengan bunyi seperti ini
“Jangan hendaknya cucunda mengganggu, menyerang dan merebut Negeri Sunda, sebab sudah aku wariskan, bila aku tiada kelak, negeri Sunda kuwariskan kepada pamanmu sendiri Rakryan Ragasuci. Meskipun Majapahit sudah menjelma menjadi negeri yang jauh melebihi Negeri Sunda, sudah selayaknyalah kedua negeri ini saling membantu, bekerja sama dan saling mengasihi. Dengan demikian, akan tercapai keselamatan dan kebahagiaan di antara kedua keluarga besar kita. Bila negeri Sunda mengalami kesusahan, hendaknya Negeri Majapahit sungguh-sungguh memberikan bantuan. Begitu pula sebaliknya” , Gajah Mada sebetulnya tahu bahwa leluhur raja Majapahit dari negeri Sunda, namun sayangnya dia tidak tahu persis tentang nasehat tersebut.
Sementara itu, di surat lamaran, kedua belah pihak telah berjanji bahwa rombongan Dyah Pitaloka beserta ayahnya Prabu Linggabuawana akan datang ke tegal Bubat, sebuah daerah di luar kota Terawulan yang merupakan ibukota Majapahit, setelah sampai di Bubat maka rombongan Kerajaan Sunda akan disambut dan dijemput secara langsung oleh Hayam Wuruk, namun sayangnya ketika Rombongan Kerajaan Sunda telah sampai, tiba-tiba Gajah Mada mengganti rencana, bagi dia pernikahan kedua kerajaan ini bukanlah sebuah penaklukan jadi menganggap perstauan dengan pernikahan tidak akan memenuhi sumpahnya, maka dia pun mengganti rencana, bahwa Prabu Linggabuawana sendiri yang harus menyerahkan Dyah Pitaloka langsung ke Terawulan sebagai upeti, nah awalnya Hayam Wuruk ragu dengan rencana ini, karena dia sudah berjanji untuk menjemput calon permaisurinya yang sudah kadung dia cintai, Hayam Wuruk hanya ingin urusan ini cepat selesai, sehingga rindu yang tak tertahankan cepat terobati, namun sayangnya ketika hal ini disampaikan kepada Raja Sunda melalui utusannya Wirayuda, mereka menolak karena merasa dihina dan dikhianati oleh Gajah Mada, Wirayuda sendiri akhirnya mengetahui maksud yang tersembunyi dari Gajah Mada yang sebetulnya ingin menaklukan kerajaan Sunda, Wirayuda pun marah, dan kemarahan tsb dibalas oleh Gajah Mada dengan tidak kalah galaknya. Gajah Mada tanpa sepengetahuan Hayam Wuruk akhirnya menyerang rombongan kerajaan Sunda, dan berniat menculik Prabu Linggabuwana serta Dyah Pitaloka untuk nantinya dibawa ke Terawulan, Gajah Mada punya dua maksud, sumpahnya terpenuhi dan pernikahan rajanya pun akan berlangsung.
Sebetulnya beberapa bulan sebelumnya, kepergian Linggabuawana beserta rombongan ditentang oleh sang Adik Mangkubumi Bunisora, karena menurut adat dan nasehat leluhur, jika seorang putri menikah, maka pernikahan harus dilangsukan di kediaman sang putri dan sang mempelai pria yang seharusnya datang, namun Linggabuwana mengabaikan hal ini, karena menurutnya dia tak apa datang ke tegal Bubat, toh ini semua juga demi kebaikan kedua kerajaan, Bunisora sendiri tidak datang ke Tegal Bubat, dia lebih memilih tinggal di kerajaan untuk melindungi putra mahkota Wastukancana Anggalarang yang merupakan adik Dyah Pitaloka. Bunisora tidak bisa menghalang keinginan kakaknya, oleh karena itu dia memberikan sebuah patrem, semacam tusuk konde yang bermata tajam untuk dipakai di rambut Dyah Pitaloka, Bunisora sendiri merasa getir menyerahkan hal tersebut, dia tahu tragedi akan segera terjadi, namun alih-alih menampilkan wajah sedih, Bunisora malah membesarkan hati Dyah Pitaloka yang bertanya-tanya kepada pamannya untuk apa patrem ini.
Di tegal Bubat, perang akhirnya berkecamuk, Rombongan sunda hanya berjumlah 97 orang, sedangkan pasukan Majapahit berjumlah ribuan, perbandingan yang demikian timpang tersebut diperparah dengan ketidaksiapan rombongan kerajaan Sunda yang hanya membawa senjata seadanya, jelas saja mereka datang ke Majapahit memang tidak untuk perang, tapi hanya untuk mengantar Dyah Pitaloka ke gerbang pernikahan, singkat cerita akhirnya pasukan kerajaan Sunda kalah telak, dan Sang Prabu pun terbunuh, Prabu Linggabuwana memilih ikut berperang langsung, karena dia merasa telah melanggar nasehat leluhur patrikama - prubatisti - purbajati, seharusnya dia tidak datang ke tegal Bubat, jadi dengan ikut berperang, dia berharap Sang Hyang Seda akan mengampuninya. Ketika ayahnya jatuh terbunuh, Dyah Pitaloka pun menangis dan menghampirinya, dia tidak percaya, Gajah Mada menggunakan cara licik untuk memenuhi ambisinya, dan pada saat itu pula dia sadar apa kegunaan Patrem tersebut, sekian detik sebelum diculik, Dyah Pitaloka pun bunuh diri, dia rela mengorbankan dirinya demi kehormatan kerajaan Sunda, dia tidak mau kerajaan Sunda yang berdaulat tunduk pada Majapahit begitu saja, Gajah Mada kaget bukan kepalang dengan hal ini
Ketika Dyah Pitaloka terjatuh pada saat itu pula muncul Hayam Wuruk, benar perkiraan Hayam Wuruk, ternyata Dyah Pitaloka lebih cantik ketimbang lukisannya yang selama ini dia terus pandangi berhari-hari. Hayam Wuruk memutuskan datang ke tegal Bubat karena dia curiga mengapa tentaranya di istana hanya berjumlah sedikit, di tengah-tengah banjir darah, ternyata Mahapatihnya yang sangat dipercayai mengkhianati dirinya, Mahapatihnya telah “membunuh” kekasihnya sendiri, Hayam Wuruk pun mempertanyakan mengapa Gajah Mada tega melakukan hal tersebut, di hari-hari selanjutnya Hayam Wuruk pun jatuh sakit-sakitan, Gajah Mada pun hilang entah kemana, dia kabur setelah mengetahui niat Hayam Wuruk untuk menangkapnya. Reputasinya tercoreng hanya karena ambisinya, nila setitik rusak susu sebelangga, Gajah Mada orang yang pertama kali mempersatukan Nusantara akhirnya nasibnya berakhir sebagai buronan.
Link Download: 

*File dalam bentuk djvu, untuk membukanya, harus menggunakan software windjView yang bisa didownload disini:

Candi Murca (ken Arok, Hantu padang Karautan)
Langit Kresna Hariadi kembali menghadirkan Candi Murca dengan latar kerajaan Kediri dan akan munculnya kerajaan Singasari dengan Ken Aroknya.
Apa yang terjadi apabila di zaman Mataram Hindu dibuat sebuah candi raksasa dengan ukuran jauh lebih besar dari Borobudur? Itulah candi yang terpaksa dilenyapkan menggunakan mantra-mantra untuk melindunginya dari tangan-tangan yang berniat menghancurkannya. Pihak yang berniat menghancurkan dan para pengikutnya, juga pihak yang berniat melindungi bersama pendukungnya sama-sama memutuskan melakukan reinkarnasi menuntaskan perseteruan yang terjadi.
Adalah Parameswara dan Parra Hiswara, dua sosok yang berada di zaman berbeda yang merasa di tempat dan waktu yang salah karena takdir aneh melibas mereka. Anak yang terlahir dari benih mereka, menjadi titisan dari masa silam."
Link Download:



Senopati Pamungkas
Baginda Raja Sri Kertanegara membawa Keraton Singasari ke puncak kejayaan yang tiada taranya pada awal sejarah keemasan. Pasukan Tartar yang berhasil menaklukkan dunia dipecundangi. Umbul-umbul berlambang singa berkibar ke seberang lautan. Idenya mendirikan Ksatria Pingitan, semacam asrama yang mendidik para prajurit sejak usia dini, menghasilkan banyak ksatria. Di antaranya Upasara Wulung, yang sepanjang usianya dihabiskan di situ. Upasara Wulung terlibat dalam intrik Keraton, perebutan kekuasaan, pengkhianatan, keculasan, terseret arus jago-jago kelas utama: mulai dari Tartar di negeri Cina, Pu?un Banten, puncak gunung, dengan segala ilmu yang aneh. Juga lintasan asmara yang menggeletarkan. Ilmu segala ilmu itu adalah Tepukan Satu Tangan, di mana satu tangan lebih terdengar daripada dua tangan. Di banyak negara diberi nama berbeda, tetapi intinya sama. Pasrah diri secara total. Diangkat sebagai senopati oleh Raden Wijaya, yang mendirikan Majapahit dengan satu tekad: ?Seorang brahmana yang suci bisa bersemadi, tetapi seorang ksatria mempunyai tugas bertempur, membela tanah kelahiran.?  
Link Download:

*File dalam bentuk djvu, untuk membukanya, harus menggunakan software windjView yang bisa didownload disini:



Politik

Dalih Pembunuhan Massal 30 September dan Kudeta Soeharto

Buku ini sempat dilarang terbit oleh Kejaksaan Agung. Kenapa? Karena buku ini ditulis dengan melihat dari sisi lain Gerakan 30 September yang terkait dengan kelompok komunis di Indonesia. Kisah-kisah di dalamnya diruntut secara kronologis hingga menjadi satu kesatuan cerita yang ternyata masih misteri.

Mati ketawa ala orang Indonesia

Ebook yang satu ini menyajikan kumpulan anekdot humor segar yang berlatar belakang saat krisis moneter beberapa tahun yang lalu. Buat lucu-lucuan aja, silahkan di download dan  dibaca ebooknya




Novel-Novel Terjemahan

Deception Point

Rachel Sexton, seorang Intelligence Analyst, adalah wanita lajang berusia pertengahan 30-an, dan bekerja pada NRO (National Reconnaissance Office). Ayahnya, Senator Sedgewick Sexton, adalah kandidat presiden yang popularitasnya melebihi presiden incumbent, Zachary Herney. Presiden mengirim Rachel ke Arktik, sebagai bagian dari tim ahli untuk mengkonfirmasi dan mengotentifikasi penemuan NASA, jauh di dalam Milne Ice Shelf. Sistem Satelit NASA yang baru, Earth Observation System, yang memonitor bumi untuk mendeteksi tanda dalam skala besar, telah menemukan spot yang sangat tebal di Milne Ice Shelf. Pada spot itu NASA menemukan meteorit yang sangat besar. Dan yang mengejutkan, pada meteorit tersebut ditemukan fosil dari serangga, yang sangat mirip -tetapi tidak sama- dengan spesies di bumi, NASA mengklaim itu sebagai bukti adanya kehidupan extraterrestrial -kehidupan di luar angkasa-.
Penemuan itu adalah sesuatu yang dibutuhkan NASA, untuk membangkitkan pamor mereka yang meredup akibat kekeliruan-kekeliruan yang mereka lakukan sebelumnya. Senator Sexton memanfaatkan kekeliruan tersebut sebagai indikasi gagalnya pemerintahan Herney -yang sangat pro NASA-. Untuk memastikan bahwa penemuan tersebut valid -yang membuktikan bahwa dukungan yang diberikan pemerintah pada NASA selama ini tidak sia-sia- presiden mengirim empat ilmuan terkenal (Michael Tolland, seorang oseanografer dan pemandu acara TV ternama; Corky Marlinson, seorang ilmuwan astrofisika yang brilian tetap eksentrik; Norah Mangor, seorang glasionolog; serta Wailee Ming, seorang palaeontolog) ke Arktik untuk memverifikasi otentifikasi meteorit tersebut.
Tim Delta Force juga mengobservasi penemuan tersebut, memonitor staff NASA dengan dikomando orang yang misterius. Ming mengobservasi adanya ketidakberesan di dalam lubang dimana meteorit tersebut ditemukan, ketika menemukan adanya plankton yang pada lubang itu. Dia memutuskan untuk mengambil air yang ada di lubang tersebut sebagai sampel, tapi kemudian dibunuh oleh Delta Force dengan menggunakan robot serangga mini. Mereka meninggalkan mayatnya di air, membiarkannya tenggelam sehingga tidak akan ditemukan.
Ketika Tolland menemukan ketidakberesan, dia mendiskusikan itu dengan Corky Marlinson dan Rachel Sexton. Mereka kemudian memberitahukan hal tersebut ke Mangor, yang mengkonfirmasikan bahwa air yang ada di lubang itu adalah air laut; padahal di lokasi tertutup seperti itu seharusnya yang ada hanya air tawar. Akhirnya keempat orang itu pergi ke luar untuk men-scan es dari jarak jauh. Hasil scan menunjukkan adanya tubuh Ming di air; dan adanya kolom air laut beku di bawah lokasi meteorit tersebut berada. Akibat penemuan tersebut, keempat orang itu diserang oleh tim Delta Force, yang mengakibatkan kematian Norah Mangor. Sexton, Tolland, dan Marlinson melarikan diri dan berhasil diselamatkan oleh kapal selam Navy USS Charlotte. Tim Delta Force yakin mereka sudah mati, sehingga memberi kesempatan kepada mereka untuk menghubungi presiden -yang diterima oleh penasehat presiden- dan atasan Rachel di NRO untuk memberitahukan penemuan tersebut, kematian Ming dan Mangor, dan usaha pembunuhan atas mereka.
Bagaimana nasib mereka selanjutnya? Siapakan orang misterius yang memberi order pada Delta Force? Siapakah dalang di balik semua kericuhan itu? Temukan jawabannya di novel ini, dengan membacanya langsung :D 
Link Download:


The Davinci Code 
Buku ini menceritakan usaha Robert Langdon, Profesor “Simbologi Agama” di Universitas Harvard, untuk memecahkan misteri pembunuhan kurator terkenal Jacques Saunière (lihat Bérenger Saunière) dari Museum Louvre di Paris. Judul pada novel merujuk, di antaranya, fakta bahwa mayat Saunière ditemukan telanjang di dalam Louvre dan posisi seperti gambar terkenal Leonardo da Vinci, Vitruvian Man, dengan suatu pesan acak (cryptic) yang tertulis di samping tubuhnya dan sebuah Pentagram tergambar di perutnya dengan darahnya sendiri. Interpretasi dari pesan tersembunyi dalam karya terkenal Leonardo, termasuk Mona Lisa dan Perjamuan Terakhir, menjadi figur menyolok dalam pemecahan misteri ini.
Konflik utama pada novel ini seputar pemecahan dua misteri:
  • Rahasia apa yang dilindungi Saunière sehingga mendorong pembunuhannya?
  • Siapakah dalang di belakang pembunuhannya?
Novel ini mempunyai beberapa alur cerita yang berdampingan yang menyertakan tokoh-tokoh berbeda. Kemudian semua alur cerita berjalan bersama-sama dan terpecahkan pada akhir buku.
Kusutnya misteri membutuhkan solusi bagi rangkaian problem yang sangat sulit, mencakup anagram (permainan huruf-kata) dan teka-teki angka. Solusinya sendiri menemukan hubungan erat dengan kemungkinan lokasi Holy Grail dan dan suatu perkumpulan misterius yang disebut Priory of Sion, juga Knights Templar. Organisasi Katolik Opus Dei juga digambarkan secara menyolok dalam alur cerita.
Novel ini adalah buku kedua Brown di mana Robert Langdon adalah karakter utamanya. Buku sebelumnya Malaikat dan Iblis, mengambil latar di Roma dan bercerita tentang Illuminati.
Source : Wikipedia
Link Download:


Angels and Demons (Malaikat dan Iblis)
Angels and Demons (Malaikat dan Iblis) adalah novel misteri best-seller karya novelis Amerika Serikat Dan Brown yang diterbitkan pada tahun 2000. Novel ini memperkenalkan tokoh Robert Langdon, yang juga kemudian menjadi tokoh utama pada novel Dan Brown yang lebih dikenal, The Da Vinci Code, serta novel terbarunya, The Lost Symbol.
Pada Angel and Demons ; Malaikat dan Iblis, tokoh utama Robert Langdon seperti pada novel Da Vinci Code adalah seorang dosen universitas Harvard ahli Simbologi yang menyusuri dan meyelidiki perkumpulan tertua didunia yaitu Illuminati. Seperti juga pada Da Vinci Code, Prolog pada novel ini adalah sebuah pembunuhan keji. Pembunuhan seseorang ilmuwan bernama Leonardo Vetra yang dibunuh dengan keji oleh seseorang dengan meninggalkan petunjuk didadanya yang terbakar oleh cap illuminati. Dimulai dari mayat itu, hanya dalam tempo 24 jam alur cerita mengalir dengan deras dan perburuan dijalankan dari gereja ke gereja di kota Roma. Anti Materi yang hilang dari markas CERN kemudian ditemukan pada layar pengawas di Vatican City. Kedatangan kardinal dari seluruh dunia yang ingin melakukan pemungutan suara untuk pemilihan Paus yang meninggal menjadi tragedi baru dengan diculiknya keempat kardinal tersebut. Padahal keempat kardinal tersebut adalah calon kuat untuk menjadi Paus.
Robert Langdon, dengan kemampuannya sebagai ahli simbologi mencoba untuk mencari petunjuk terhadap para kardinal yang diculik. Petunjuk tersebut bermula dari naskah kuno yang dibuat oleh Galileo. Naskah ini diambil dari ruang penyimpanan arsip di Vatican City. Kemudian jalan cerita novel ini seperti sebuah novel thriller yang menyajikan pembunuhan keji para kardinal.
Illuminati sendiri adalah perkumpulan rahasia yang dibentuk pada saat gereja antipati terhadap ilmu pengetahuan. Setelah pertentangan antara Galileo dengan Gereja, kemudian para ilmuwan membentuk kelompok ini. Di kemudian hari, pihak gereja menuduh perkumpulan ini sebagai perkumpulan anti christ dan pemuja setan. Simbol-simbol dalam Illuminati adalah elemen-elemen ilmu pengetahuan yang terdiri dari : Tanah, Udara, Api dan Air. Atas dasar elemen itu keempat kardinal dibunuh dengan keji.
Dengan waktu yang sedikit Robert Langdon bersama Victoria Vetra berjuang untuk menyelamatkan Vatican City. Seperti sudah diduga sebelumnya dibalik kejadian yang mengerikan di Vatican City dalam waktu relatif cepat ini pasti ada yang menjadi penghianat atau penyusup illuminati yang menjadi orang dalam.
Akhir yang manis dari cerita yang tragis menjadi sebuah catatan sendiri bagi umat katolik dalam novel itu. Sebuah ketakutan sengaja dimunculkan agar setiap umat dapat kembali kedalam cintanya kepada agama.. percaya kepada keajaiban..dan keyakinan yang menebal kembali setelah setiap orang didunia menyaksikan peristiwa dramatis yang disiarkan secara langsung dari dalam Basilika Santo Petrus. Novel ini sangat layak dibaca..!!
Download e-book Angels and Demon (terjemahan Bahasa Indonesia) 
Link Download:


Digital Fortress
Ceritanya kali ini mengenai cryptography. Tetap tentang teka-teki seperti di 2 buku Dan Brown sebelumnya (Da Vinci Code dan Angel & Demon). Mengambil setting badan pemerintahan Amerika NSA *singkatan dari “National Security Agency”. Buku ini bercerita tentang sebuah source code yang berisi rumus enkripsi yang tidak bisa dipecahkan bahkan oleh komputer pemecah kode tercanggih yang dimiliki NSA. baca cerita lengkapnya.....:-p
Link Download:



Princess
Seorang putri dari sebuah negeri yang diperintah oleh  seorang Raja. Sebut saja aku, Sultana. Namaku yang  sebenarnya tak bisa kukatakan, karena cerita yang akan kusampaikan ini bisa membahayakan diriku dan keluargaku.
Link Download:



Empress Orchid (Kaisar Orchid)

Pada sebuah senja di Kota Terlarang, di era Dinasti Ch'ing, terukir kisah seorang selir muda yang kemudian hari menjadi Maharani, kaisar perempuan yang paling lama berkuasa di China. Inilah epik menawan tentang Putri Yehonala yang cantik, seorang gadis desa yang mencari kekuasaan lewat rayuan, intrik politik, dan pembunuhan. Ketika China terancam oleh musuh dari luar, tampaknya hanya dia yang mampu menyatukan negeri tersebut. Seorang perempuang yang berhasil bertahan dan akhirnya mendominasi dunia laki-laki.

Link Download: